Belum…Sonny belum hubungin gue dan memberikan jawabannya. Kali ini sobat gue berjenis kelamin perempuan tergolong omnivora sama seperti Sonny. “Drunella” namanya bukan saudara tiri cinderela, dia cuman anak satu2nya. ( entah ada apa dengan orang tuanya ketika memberikan nama itu, mungkin mereka menyukai tokoh antagonis)
Kali ini tidak melalui telepon melainkan dengan pemaksaan. Dia menculik gue.
“Cepet dech bo, kita breakfast di sturbuck.”
“Duch, elu kalau datang ke rumah orang bilang2 dong, kalau di luar negri elu tuch dach di usir tahu. Percuma bertahun-tahun tinggal di luar tetapi tetep gak tahu aturan. Anaknya siapa sich kamu ini?.”
“Masalahnya kalau gue telpon, alasan elu tuch lebih banyak dari total jumlah penduduk di Cina, yang ini lach yang itu lach
“CATET!! Biar sekarang gue masih pengacara, penganguran banyak acara, gue mesti banyak latihan menjadi konglomerat yang projectnya billion dollar gitu loch, sok sibuk, jadi giliran gue jadi konglomerat beneran sudah tidak canggung lagi. Yang penting elu wajib tahu sarapan gue berlian bukan kopi, gue hanya menerima client yang ngajak breakfast at tiffany’s bukan di sturbuck.”
“Dasar giling.”
“ Tapi gue belum mandi nich, entar kalau ada yang nyium gue gimana?”
“Ach gaya luch, biasa juga elu jarang mandi. Setelah itu gue traktir dech ke taman sari. Elu bisa berendam berjam-jam. .Mau treatment apa aja boleh.”
“.. Kalau itu baru gue mau. Gak ada di dunia ini yang gratis, jangankan ke X2,minum XO, O2&H2O aja bayar kog. Bener nich , jadi gue gak perlu mandi sekarang. Jadi kita ngopinya bentar aja yach trus langung ke Taman Sari.”
“Kayanya tujuannya ngobrol sambil ngopi dech bukan bermandi-mandi ria”
“Jangan begitu dong say, sambil menyelam minum wine dong”
“Ech ech mau kemana lagi sich ?”
“Dling gue mesti ganti dong, gak mungkin gue pakai baju tidur begini, orang piker gue korban gempa bumi, yang gak ada waktu lagi untuk nyamber baju yang lebih civilized.
“Ya wis, C…E…P..E..T!!!!
Druneela memesan hot coklat dan donat coklat buat gue, buat dia cuman espresso, DOUBLE.
“Elu tahu kan Stelios?
“Kalau yang elu maksud Stelios yang punya easy jet, yach of course gue tahu. Tapi yang jelas dia tidak tahu gue.
“Bukan lach, giling, ok banget gue kenal dia. Inget gak Stelios, itu cowok yang gue cerita ke elu sebelum gue ke NY. Gue sempat kenalan sama cowok di my space. Trus kita ketemuan beberapa kali.
“Yang mana yach bo? Abis gue bingung sama elu, setiap cerita cowok yang ini lach cowok yang itu lach banyak bener. Please give me his unique identity.
“Sebenarnya ini cowok bukan tipe gue, lebih tua dari gue.
“Oh cowok yang itu.
“Yang mana. Sok tahu ach?
“Ya tahu lach, gimana gue bisa lupa wong dia cuman satu2nya lelaki yang elu kencani which is older than you. Waktu itu gue hampir tidak percaya dengan pendengaranku waktu statement itu keluar dari sela bibirmu, apakah ada yang salah dengan telinga gue. But I was happy ternyata elu sudah sembuh dari phedophilia. So tell me more”
“Sebelum gue berangkat ke NY, dia belum punya pacar . Ini terbukti bahwa gue lach yang diundang waktu ulang tahunnya. Bukannya gr sich.
Tapi kalau teman tapi mesra banyak. Selain dia ngaku sendiri ke gue, gue juga sudah cek and recek sendiri, yach hari gini siapa tahu dia cuman ngaku2, biar di bilang playboy kelas CRAB.. Gue tahu ini tindakan criminal.makanya cukup sekali gue lakukan. .Waktu gue lihat mpnya nganggur di atas meja dan dia ada di kamar mandi, segeralah gue menjadi mrs. Mission impossible. Gue pelototin semua inbox dan outboxnya. Klop ternyata ceritanya dg semua sms yang gue baca. Makanya gue jadi tahu dimana nich gue harus memposisikan diri gue. Gue gak boleh jatuh cinta dengan lelaki buaya darat ini. Apalagi gue mau liburan di NY, it’s paradise, banyak mr. Big bertaburan.
Waktu gue di NY, kita tetap keep in touch melalui email, dia cerita ke gue, bahwa dia punya pacar baru sekarang. Menurut dia sich cantik dan sexy tetapi tidak smart & intelligent , meaning sangat idiot. Feeling gue mesti ditambah satu lagi nich : pasti campina. “Bimbi bo Bimbi”
“Yach biar Bimbi memangnya gak pernah sekolah? Jangan-jangan gak bisa bahasa Inggris lagi?
“Ember!! Lelaki ini sampai beliin kamus saku bo, Indonesia inggris, biar si Bimbi ini at least bisa ngafalin beberapa kata. Tetep tuch gak bisa2 juga, dia sampai pusing juga, gimana caranya supaya nich Bimbi pinteran dikit. Maksudnya kalau dibawa jangan malu-malu in. Karena kalau penampilan kan bisa diubah dalam satu jam, tapi kalau kebodohan kan gak bisa seperti membalikan telapak tangan butuh waktu yang cukup lama.
Wow, amazing. Ternyata masih ada volunteer bahasa. Dari namanya lelaki itu pasti masih satu keluarga dengan Aristoteles. Pake bahasa apa mereka berkomunikasi? Yang pasti bahasa tubuh lach yaw kalau inggris aja gak bisa. .
“ Gak salah bo! Tapi berhubung lelaki ini bule basi, yang sudah lama tinggal di Indo, bahasa Indonesianya sudah gapek banget, selain komunikasi pake bahasa tubuh juga bahasa Indonesia. Lagian bagi dia gak penting kog berkomunikasi yang penting she’s great in bed dan punya value added : lesbian. Jadi buy one get one free. Dia bilang ke gue it’s totally only about sex. Garis bawahin, ditebelin dan diberi tiga tanda petik ya “”“they don’ talk””””, karena tidak ada yang bisa mereka omongin, remember she’s an idiot.”
“Aduch malas banget sich laki2 kayak gitu. Ternyata memang ada ya species kaya dia. Nemu dimana sich?
“ my space. Dengerin dulu. Pas gue balik dari NY, gue dikenalin sama perempuanitu. Waktu itu gue nelpon ke dia gue Tanya dia mau kemana, trus dia bilang dia mau pergi dengan pacarnya itu. Kalau mau gue bisa nyusul sekalian gue bisa kenal dengan pacarnya.
Jadi elu ketemu dengan perempuan itu?
Yap. Gue sich gak syok melihat penampilannya, sama seperti yang sudah gue imagine sebelumnya. Si Bimbi.”
“wuaha..ha..giling luch kalau ngatain orang. Bimbi kau tak kenal lagi kampungnya.”
“ Emang bener kog. Gue angsung bilang ke dia, pembantu di rumah gue lebih cantik dari pada dia. Dasar buaya darat dia langsung nyerocos, kalau gitu kenalin dong gue sama pembantu luch. Dia bilang lagi ke gue, paling banter relationshipnya hanya dua bulan kog. Setelah itu dia akan putus dengan wanita itu. Dia menekankan lagi ke gue, it’s only sex, dan bodynya ok banget.. Memang kalau body gue akui bo, tapi muka dan penampilannya aduch bener2 dech, pembokat kita aja lebih berjaya”
”.Busyet. Jadi elu mau apa? Elu suka mak cowok itu? Elu mau saingan dengan si Bimbi.”
“Gue gak tahu bo. Kayanya gue gak rela aja si Bimbi itu sama dia. Dia bilang hanya 2 bulan ternyata sampai sekarang sudah lewat 2 bulan dia belum juga putus yang gilanya lagi dia ngajak pere itu berlibur ke negaranya. Dia bilang karena dia sudah janji sebelumnya ke pere itu, bahwa dia mau ngajak ke Lisbon island, karena ada lesbian party di sana setiap summer. Dan dia ngundang gue juga. Dia bilang ceweknya ke situ 2 minggu, jadi gue bisa datang setelah ceweknya balik ke Indo, soalnya dia akan disitu 1 bulan.”
“Trus elu mau pergi? Jangan gila dech!!”
“Tadinya gue piker yach why not? Kalau dia bayarin tentunya. Itung-itung liburan gratis. Kalau bayar sendiri mach ogah atuch. Kebagusan bener gue ngejar –ngejar lelaki model begitu.”
“Memang dia gak bilang ke elu kalau dia invite berarti semua ditanggung sama dia?
“Enggak. Dia hanya tanya ke gue apa gue mau ke tempat dia?Gue bilang gue akan mikir dulu.”
“Trus elu gak tanya kalau elu kesana memangnya dia mau nanggung semua pengeluaran elu?”
“Say elu kan tahu gue, mana pernah sich gue tuch minta2 dari orang, gue kan gengsinya setengan mati kalau soal itu. Jangankan ngomong seperti itu minta beliin permen aja gue gak akan pernah, kalau gak di kasih.”
“CUek aja, Tanya aja tapi sambil becanda. Dan bilang elu kan habis holiday di NY , too much belanja, kredit card elu aja belum bisa elu lunasin. Apa keg alasannya.
“Gaya luch, gue jug anggak percaya elu bisa minta, gue kan tahu elu, gak jauh2 dari gue dalam soal itu. Kita kan teori doing, prakteknya nol Gede.
“HE..he..Ember. How about si Bimbi?
“Ya pasti dia dibayarin lach, gak mungkin si Bimbi itu bisa beli sendiri. Orang dia bilang baju, sepatunya Bimbi dia yang beliin, tapi kelas Blok M bo. Dia takut kalau Bimbi pake kaya kita gini nanti diambil orang dan ninggalin dia.
Trus pernah gak elu dibeliin dia, selama elu dengan dia?
"Gak pernah sich, tapi kalau jalan makan dia yang selalu bayarin. Gue gak pernah ngeluarin apa-apa kecuali ongkos taxi gue sendiri. "
"Elu sebenarnya suka nggak sich sama dia?"
"Gue gak tahu, yang jelas gue happy waktu gue jalan sama dia. Dia itu orangnya perhatian banget. Dia selalu membukakan pintu mobil buat gue. Hari ginikan sudah jarang."
“Cuman itu doang? Sopir gue juga selalu bukaiin pintu mobil gue.”
“Yach enggak. Kita kalau ngomong itu nyambung. He’s very smart and wise.
“Saking wisenya sampai doyan sama Bimbi. Elu sudah tidur dengan dia?
“Belum. GUe gak bisa tidur dengan dia.
“Why?”
“Gue selalu turn off kalau iinget bahwa dia sudah terkontaminasi dengan si Bimbi dan mungkin banyak bimbi2 yang lain. Makanya gue gak pernah mau punya relationship dengan para bul2 yang tinggal di Indonesia.. Karena mereka itu beda sama kita, tidak memikirkan bibit, bobot, bebet, yang penting suka, tancap.”
“Bo mungkin semua bul2 di dunia gak mikir bibit, bobot,bebet, kecuali yang tinggal di Buckingham place. Bedanya kalau di Eropa jarang ada Bimbi, jadi kemungkinannya kecil untuk terkontaminasi. Jadi gue Tanya lagi mau luch apa? Elu mau jadian dengan dia? Elu mau dia jadi pacar elu, suami elu?”
“Gue gak tahu.”
“Gue tahu Drunella. Pada dasarnya elu sebenarnya suka dengan si easy jet. Kalau tidak gak mungkin sampai elu bela2 in menculik gue untuk mengeluarkan semua unek2 luch ini. Elu cemburu dengan si Bimbi. Karena si easy jet lebih memilih Bimbi dari elu. Padahal semua qualifikasi yang elu punya tidak dipunyai Bimbi.. pokoknya no comparison, beda kasta. Please, forget about your ego. Elu tidak perlu membuktikan bahwa elu adalah yang the best. You should remember sometime what you want is not what you need. Elu mesti tahu apa sebenarnya yang dicari oleh si easy jet. Dia tidak butuh qualifikasi2 yang elu punya.. Dia hanya mau sex. He’s not worth it. So move on. Si Easy jet sebenarnya rugi kalau tidak mendapatkan elu, karena dia tidak membaca playboy Indonesian first edition, foto elu terpampang satu halaman dengan title the best bj in the world….he..he…Jadi dling gak perlu elu ngubek2 punya orang lain. Elu bisa dapetin lelaki yang lebih ok dari si easy jet, mungkin malah lu bisa dapatin Mr. easy jet yang asli, Stelios Haji_Ioannou yang asli, liburan aja sana ke Monaco pas F1, karena dia pasti nonton dari apartmentnya. Biarlah si Bimbi bahagia, seperti Cinderela, Itung2 kan dia keluar negeri bisa menambah devisa negara tuch dengan membayar 1 juta untuk fiscal 100 ribu untuk tax. Dan sekarang mending kita langsung ke taman sari, mudah2an ada spa khusus untuk otak juga. We need brainwash too.”